Dalam upaya mengetahui seberapa tinggi kadar nikel dan unsur lainnya di dalam batuan tambang, PT. Bintang Empat Mineral kini menggunakan alat analisis modern Skyray Instrument Explorer 7000. Alat ini dipakai untuk memeriksa kandungan bijih nikel (ore nikel) di Desa Tiu, Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah. Skyray Explorer 7000 merupakan alat berteknologi tinggi milik PT. Anugrah Inti Spektra (AIS), yang disewakan kepada PT. Bintang Empat Mineral.
Kegiatan analisis sampel dilakukan secara rutin oleh di PT. Bintang Empat Mineral. Fajrin Ahmad, sebagai Operator/Analis, bertanggung jawab untuk menggunakan alat Skyray Explorer 7000 dalam proses analisis. Setiap sampel yang diambil dari lokasi penambangan dianalisis untuk menentukan kandungan utama pada bijih nikel, yaitu Nikel (Ni), Besi (Fe), Silikon Dioksida (SiO₂), dan Magnesium Oksida (MgO).
Alat Skyray Instrument Explorer 7000 telah digunakan oleh PT. Bintang Empat Mineral sejak 9 April 2025 dan terus beroperasi hingga saat ini. Penggunaan alat ini menjadi bagian penting dari sistem kontrol kualitas perusahaan dalam memastikan setiap sampel bijih nikel (ore nikel) yang diambil memiliki kadar dan komposisi unsur sesuai dengan standar produksi.
Dengan dukungan alat analisis Skyray Explorer 7000 milik PT. Anugrah Inti Spektra (AIS), diharapkan PT. Bintang Empat Mineral dapat terus menjaga performa produksi yang berkelanjutan serta meningkatkan efisiensi dalam setiap kegiatan penambangan.





